Pilihan kamera DSLR bagi pemula
Kalau saya sudah ingin upgrade kamera pocket saya, atau saya ingin beli DSLR sebaiknya saya beli kamera apa ya? Pertanyaan yang sering banget muncul kayaknya ya….aku coba share pendapatku deh, kali aja bisa membantu (Note:karena saya ahli canon, maka kebanyakan yang aku sarankan disini adalah kamera / lensa untuk canon. Tapi bukan berarti nikon atau merk lain kurang ok. Hanya saja saya kurang paham)
Body :
- untuk pemula dan hanya hobby saja saya sarankan beli Canon 450D. Kamera ini relatif sangat canggih, dan harganya cukup kompetitif.
- Apabila memang mau menunggu sampai tahun depan maka Canon 1000D bisa juga jadi pilihan.
- Tapi kalau anda nantinya ingin upgrade ke yang lebih profesional maka saya sarankan beli saja Canon 400D, dengan harga yang lebih ekonomis anda bisa menabung untuk upgrade nantinya.
- Sedangkan bagi yang cukup serius dengan hobbynya bisa mempertimbangkan Canon 40D sebagai senjata andalan
- Canon seri 5D atau 1Ds Mark III tidak saya sarankan kecuali anda memang punya dana berlebih atau mau menjadi profesional
Lensa (wide – medium) sebagai lensa umum / multi fungsi :
- Untuk lensa jenis wide – medium sebagai pemula / budget terbatas dapat menggunakan lensa kit Canon EF-S 18-55 f3.5-5.6 II IS (bawaan dari beli body camera). Range dan kualitasnya not bad
- Apabila anda ingin upgrade tapi dengan harga yang relatif masih terjangkau coba lirik Tamron 17-50 f2.8 (budget recommendation). Lensa ini terkenal cukup murah tapi kualitas ketajaman lensanya jauh sekali dibandingkan lensa kit
- Untuk yang lebih profesional anda bisa coba Canon EF 17-40 f4 L atau Canon EF-S 17-55 f2.8 IS (keduanya highly recommended) atau Canon EF 16-35 II f2.8 (superb dan mahal)
Lensa (super wide) :
- Lensa lensa super wide biasanya digunakan untuk foto landscape / arsitektur. Harganya tidak murah, tapi anda bisa memilih diantaranya Canon EF 10-22 f3.5-5.6 (highly recommended), atau Tokina 12-24, Tokina 11-16 atau Sigma 10-20
Lensa (medium – tele) :
- lensa jenis ini bisa digunakan untuk memotret dari binatang sampai model. beberapa pilihan ekonomis diantaranya : Canon EF-S 55-250 f4-5.6 IS (budget recommendation) atau Canon EF 70-300 f4-5.6 IS
- pilihan yang sedikit lebih mahal adalah Canon EF 70-200 f4 L (recommended), kualitasnya jauh meninggalkan pilihan pilihan diatas
- pilihan yang lebih mantap lagi adalah : Canon EF 70-200 f4 L IS (highly recommended), Canon EF 70-200 f2.8 L dan Canon EF 70-200 f2.8 L IS (most expensive, tapi memang highly recommended
Ada beberapa lensa lain yang juga sangat menarik, diantaranya adalah Canon EF 100mm f2.8 Macro. Lensa ini sangat di rekomendasikan bagi mereka yang suka dengan fotografi makro. Selain untuk keperluan macro saya juga sering menggunakannya untuk foto model (portrait type).
Lensa fix lain yang juga menarik adalah EF 50mm f1.8 II. Lensa ini sangat murah, lensa termurah di antara jajaran canon lens. Tapi kualitasnya sendiri sebenarnya sangat baik. Walau kalau mengejar kualitas foto mungkin anda sama seperti saya akan memilih canon ef 50mm f1.4 sebagai kompromi antara canon ef 50mm f1.8 yang agak lambat auto fokusnya (dan terasa kurang kokoh) dengan canon ef 50mm f1.2 L yang harganya gila.
Selain body dan lensa apalagi yang dibutuhkan? Hanya 3 lagi koq :
- memory card, rekomendasi saya untuk memory card adalah sandisk 4GB. Bisa gunakan yang jenis Ultra II atau Extreme III. Sudah lebih dari cukup koq. Tidak perlu Extreme IV atau yang ukurannya 16GB. Tidak akan digunakan optimal.
- tas, kalau tidak ada tas lalu bawa – bawa kamera pakai apa? kalau saya suka dengan merk lowepro. Selain harganya cukup masuk akal kualitasnya juga cukup baik dan tahan lama. Mengenai jenisnya bisa pilih yang cocok dengan kebutuhan
- dry box, ini tempat penyimpanan kamera dan lensa. biasanya dilengkapi dengan silica gel untuk menjaga kelembaban. Maklum di Indonesia yang udaranya lembab ini lensa menjadi mudah terjangkit penyakit yang paling mematikan (nomor 2 setelah penyakit jatuh dan rusak) bagi lensa, JAMUR. So lebih baik keluarkan dana sedikit untuk membelinya, daripada lensa anda yang mahal terjangkit penyakit.
Beberapa review mengenai body dan lensa dapat diperoleh di situs ini. Untuk mencari barang baru bisa di toko kamera atau toko online jpckemang,com. Sedangkan untuk cari barang second bisa di bursa.
Selamat berbelanja, dan paling penting … selamat memotret !!! Motret yukkk !!!






Trims infonya, artikelnya amat jelas dan lengkap. Dari bodi, lensa sampai memori card diulas disini. Salam..
Mas Gaptek dibahas juga di dalam Agustus 6, 2008 pada 9:17 pm
permisi, klo canon 1000D kelebihannya apa y? dan apakah itu hanya untuk hobby? saya lagi pengen belajar fotografi soalnya..
Toper dibahas juga di dalam November 3, 2008 pada 6:02 am
untuk tas kamera, selain lowepro ada merk lain gak? yang lebih terjangkau tapi kualitasnya gak mengecewakan (yang recommended).
Listyo dibahas juga di dalam Desember 29, 2008 pada 1:15 pm
Mas/Mbak, ini artikel yang saya cari2. Komplit. Terimakasih ya. Pertanyaan saya : Canon 500D disarankan tidak ? Saya tertarik karena bisa video. Untuk yg ini, kalau tidak salah dijual body saja. Kalau saya langsung tambahkan lensa medium-tele (bukan wide medium) bagaimana menurut anda ?
Mei dibahas juga di dalam Juni 22, 2009 pada 8:20 pm
Saya “Mas” statusnya hehe belong ganti (ehmmmm ga minat ganti juga sih). Senang kalau bisa membantu artikelnya.
500D kamera yang bagus banget. Bahkan lebih bagus dalam beberapa hal dibanding 40D yang saat ini saya gunakan haha. Tapi kendala dengan seri xxxD dan xxxxD adalah ergonomic body kamera. Jadi saya sangat sarankan untuk mencoba pakai / pegang dulu. Kalau tangan anda terasa nyaman maka kamera ini saya rekomendasikan.
Tapi kalau kurang nyaman bisa : 1. Cari vertical grip, 2. Beli seri xxD. Seri 40D saja sudah bagus dan harganya juga cukup menarik. Memang tidak ada video nya (note : HD Video booookkk! Nendang!)
Mengenai lensa saya sangat sarankan anda mulai dengan kit apabila anda pemula. Setelah terbiasa bisa beli yang medium tele. Karna pemilihan lensa sangat sangat sangat tergantung topic kesukaan kita. Misalnya nih :
- Hobi motret landscape maka pilihannya lebih wide dahulu, tele diperlukan tapi belakangan
- Hobi motret model, anak kecil, dan orang maka mendingan beli tele dahulu, wide belakangan
Kalau beli lensa memang harus bertahap karna buat saya lensa berkualitas (tajam dan color tonenya bagus) jauh lebih berharga daripada body kamera. Selamat motret
Btw kalau mau baca review2 yang bagus bisa ke http://www.dpreview.com
Cari kamera yang diinginkan lalu liat bagian conclusion saja kalau bingung
motoyuk dibahas juga di dalam Juni 23, 2009 pada 11:51 am
Barusan coba sebentar body 500d…buat cewe atau cowo dengan tangan tak terlalu besar, dan keinginan motret antara semi-pro dan beginner PLUS duitnya ada, body 500d adalah salah satu yang paling recommended menurut saya
motoyuk dibahas juga di dalam Oktober 7, 2009 pada 10:44 pm
Saat ini sedang mencari lensa tele antara Canon 70-200 f4.0 IS L & Canon 70-200 f2.8 IS L, bisa diberik suggestion mana yang diambil? Saat ini saya menggunakan Canon 50D dgn koleksi lens Tokina 11-16, Canon 24-70L, Canon 50 F/1.4. Thx
Johan Armento dibahas juga di dalam Oktober 23, 2009 pada 3:12 am
Hi Johan, pemilihan lensa tergantung pada beberapa hal:
- Senangnya motret apa, kalau suka motret model dengan background blur abies maka f2.8 lebih tepat. Tapi kalau suka menggabungkan model dan background (misalnya human interest yang masih memperlihatkan landscape di belakangnya) maka f4 sudah cukup
- Senangnya motret dimana, kalau outdoor dan pada jam-jam dimana matahari cukup melimpah maka f4 juga cukup. Tapi bila sering motret indoor dan tidak ingin menggunakan iso tinggi / flash maka f2.8 lebih pas
- Travelling? Kalau buat travelling f4 jauh lebih saya sarankan. f2.8 itu bueratttt buanget kalau buat jalan cukup jauh
- Budget, tentunya f2.8 IS jauh lebih mahal dibandingkan f4 IS.
Kalau saya sarankan coba saja sewa dulu, misalnya di sewakamera.com
Coba dulu mana yang disukai dan cocok dengan area yang selama ini dipotret. Baru kemudian beli
Selamat belanja
motoyuk dibahas juga di dalam Oktober 23, 2009 pada 6:03 am
Saya seorang pemula yang ingin mencari kamera dslr. Antara nikon D40 dan canon 450D menurut Bapak yg mana Bapak rekomendasikan untuk saya. Apa keunggulan dan kelemahan dari kedua jenis kamera tersebut.
elang dibahas juga di dalam November 2, 2009 pada 11:29 am
Halo Mas Elang,
Terus terang mungkin saya bisa agak bias karena saya menggunakan Canon dan bukan pengguna Nikon. Jadi yang bisa saya bahas bahwa Canon 450d dan 500d, bahkan 1000d juga cukup. Untuk review lebih detil Canon body bisa coba lihat di the-digital-picture.com dan juga dpreview.com (ada canon dan nikon)
Bagi saya juga kedua merk tersebut terbukti sangat baik. Saya sendiri pengguna Canon, sedangkan adik saya pengguna Nikon. Ada perbedaan disana sini, tapi karena keduanya berkompetisi ketat maka makin lama perbedaannya tidak lagi menjadi masalah.
Coba baca review detil di kedua web diatas, dan yang penting asah kemampuan memaksimalkan hasil dari body tersebut
motoyuk dibahas juga di dalam November 2, 2009 pada 1:23 pm
Hi Mas Elang,
Karena anak masuk APS (airlangga Photography soceity) saya jadi ikutan belajar,mas apa ada Drybox yg bisa simpan 3 kamera DSLR sekaligus kebetulan saya punya CANON 40D,NIKON D70 & D40x terus terang begitu baca artikel diatas jadi takut lensa terkena jamur.
yoyo dibahas juga di dalam Desember 13, 2009 pada 7:39 pm
Hallo Mas Yoyo, hehe selamat “keracunan” motret ya
Kalau sudah 3 DSLR (belon termasuk lensa-lensa dan peralatan lain) kayaknya lebih mendingan beli dry cabinet. Agak lebih mahal sedikit tapi lebih terjamin. Dry cabinet tidak pakai silica gel, tapi pakai heater / dehumidifier. Jadi mekanismenya kalau sudah terlalu lembab (ada indikatornya yang bisa di stel) dia akan menyalakan penghangat supaya lebih tidak lembab. Sip deh…coba cari aja di jpckemang.com juga ada.
motoyuk dibahas juga di dalam Desember 14, 2009 pada 9:26 am
kalau misalnya bener bener pemula (belum mengerti apa-apa tapi ingin belajar dan kemungkinan ingin dijadikan hobi) bagusnya pakai yg mana ya? 1000d,450d, atau 500d? thnx
cell dibahas juga di dalam Desember 20, 2009 pada 1:04 am
Ada 3 tingkat kalau menurut saya :
1. Belum yakin suka dengan motret dan budget terbatas : lebih baik beli kamera pocket yg bisa di setting. Misalnya jebis canon powershot. Harganya terjangkau, tapi sudah bisa coba coba. Kalau sudah yakin dengan hobinya barulah beli DSLR, misalnya 500d
2. Belum yakin tapi budget available atau sebaliknya : bisa beli 1000d yg relatif hemat. Investasi di lensa saja. Seperti saya dulu setelah pindah dari canon powershot a95 saya menggunakan body 350d,tapi lensa seri terbaik canon.
3. Jika sudah yakin dengan hobi motret : saya sarankan membeli 500d. Kualitas dan fiturnya sangat mumpuni. Tentunya jika dana berlebih dan sungguh yakin bisa upgrade ke 50d, tapi kembali menurut saya body lebih baik yg medium (seperti 500d atau bahkan 1000d) tapi lensa terbaik.
Selamat memotret
motoyuk dibahas juga di dalam Desember 20, 2009 pada 5:24 am